Aku merasa bersalah pada banyak orang, tapi sampai sekarang aku masih belum bisa melupakan An. uuhh….. Bokep Asia Dia bilang…ngga….. Saat aku terima fotonya, sebagai seorang pria, aku bisa memastikan kalau dia cantik, cantik banget .Waktu terus berlalu, begitu juga perkenalan kami via internet terus berlanjut dan suatu hari aku tanya dia “ An, kapan ke Bravo? ooooooooccchhhhhhh…Ief……aku semakin terangsang. “.“aku pulang Kamis malam, kamu kapan, jadi ngga ke Bravo?” begitu dia balik tanya padaku. Tidak tahu kenapa, rasa sayangku padanya kian bertambah, An merebahkan badannya, kepalanya diatas pahaku, kubelai rambutnya dan sekali-kali kucium pipinya. Tanyaku“ geli Ief” katanya. Sampai sekarang aku masih sering main gitar sendiri sambil nyanyiin lagu tersebut, dan tak terasa air mata ini menetes di pipiku.




















