“Ray… “ sapaku,
“Ngapain…” belum sempat kulanjutkan pertanyaanku, tapi Ray yg kaget buru-buru membalikkan badan, dan duduk dilantai sambil menutup bibirnya dengan telunjuk mengisyaratkan aku agar diam. Bokep SMA Pembawaannya yg kalem tapi tetap ramah ke semua orang. Maka setelah beberapa saat akupun segera memakai celana pendek dan bergegas ke ujung lantai loteng. “Bukan Jun, gua baru kali ini aja, Sorry Jun…” namun Jun tetap menarik telingaku dan akupun mengikutinya
“Ah… jangan banyak ngomong” katasambil berjalan, sedang aku pasrah dalam keadaan terjewer mengikuti langkahnya menuruni tangga. Jun ada di belakangku masih dengan badan dan rambutnya yg basah, bahkan hanya memakai celana pendek dan terlihat masih horni.




















