Perih hati Nick kembali meruyak, teringat pertemuannya dengan Tessa tadi.”Do you??” kejar Susan lagi.”Yes. Tessa melihat ekspresi wajah Nick.Ada kemarahan di mata Nick. Bokep Indo Jim bisa menyelesaikan sisanya Senin nanti. Nick tidak tahu apakah mereka percaya dengan alasan “kurang enak badan” nya Susan, dan sejujurnya dia juga tidak perduli. Dengan ahli dilepaskannya celana dalam Nick, dibelainya kejantanan Nick, diremasnya pelan. Setelah asap rokok memasuki para-parunya Ia merasa sedikit lebih rileks. Kepalanya makin ringan, berputaran, jantungnya masih berdenyut keras, tetapi Ia memaksakan kakinya kembali ke Bar di lantai atas untuk berpamitan dengan Andre yang berkumpul dengan teman- temannya yang lain di sebuah reserved table.”Guys, gue cabut dulu, ada urusan nih. Matanya panas terbakar cemburu dan amarah. Gue lagi nggak mood.””Susan ikut loh, gue udah bilang kalo mo ngajakin elo, makanya dia ikut.




















