“Karena Bejo sangat sayang kepada Ibu , Bejo juga menganggap Ibu sebagai ibu kandung Bejo !!!” jelas Bejo kepada istriku dan membuat istriku tersenyum manis. Lalu aku mengangguk dan berbisik pelan,
“Lakukanlah nak, hati-hati ya sayang, pelan pelan saja“ sambil kubelai wajah dan rambutnya., “Ibu takut dan ngeri …“,
“Takut dan ngeri karena apa Bu?”, potong Bejo dengan polosnya. Bokep Crot Sedangkan tangan kanan Bejo juga membelai wajah, rambut dan leher Istriku. Sambil tetap mengemut-emut payudara istriku, Tangan kanan nya ikut aktif mengelus-elus paha putih istriku. Dari atas dengan seksama aku terus memperhatikan tingkah anak itu. eeeehhhhhhhh …. Sekarang kepala penis Bejo yang sedari tadi sudah tegang, sudah menempel di bibir vaginaku.




















