Yang aku tidak habis pikir, besok bila Felly menelponku, aku akan memberinya sejuta alasan masuk akal tentang kemangkiranku dan dia akan memaafkan. Jav Sub Indo Dulu waktu kami masih pacaran hampir selusin kali kami bubar dan balik lagi. Aku masih jauh dari garis alkoholik. Aku duduk. “Aku sekarang ada di Lobby bawah, gimana kalau kita makan siang?”
“Sorry Fell, kemaren ada trouble di server di Singapore,” Aku menghela napas, “Ok 10 menit lagi aku ada di Lobby bawah.”Senang? Kepalaku sudah berat bukan kepalang. Detik berikutnya baru aku sadar di mana aku. Tapi rumah siapa ini? Penisku hanya kuselipkan di antara celana dalamnya. Dicemberuti oleh si Indri. Itu saja. Tidak ada niat sedikitpun untuk menindak lanjuti pembicaraan kami. I took her to the bed. segala macam perasaan bercampur aduk di kepalaku.




















