Akupun memejamkan mata karena kenikmatan yang aku rasakan dari goyangan Mas Dito yang terasa begitu nikmat. Ditambah lagi umurku saat itu baru menginjak 18 tahun ( lagi seger-segernya ibarat sebuah buah, hhe) .Walaupun ketika itu banyak Pria yang menggodaku, pada saat itu aku Masih tetap fokus pada pekerjaan. Bokep Mama Karena begitu dia pegang tanganku diapun menarik tubuhku lalu memelukku sambil berkata
“ Anisa… aku benar-benar sayang sama kamu…. Masss… aaaghhh…. Karena memang ini sudah menjadi pilihanku, maka aku tetap terus mencoba bertahan, yang penting aku memperoleh rejeki halal. Hingga kamipun resmi berpacaran dan sejak berpacaran dengan Mas Dito dia sering memberikan hadiah padaku entah itu berupa makanan maupun pakaian. Tapi sepertinya hal itu tidak membuat Mas Dito marah apalagi cemburu.




















