Tubuh Putri sangat hangat, kubiarkan tangannya menyusuri pinggangku lalu dipeluknya.“Put,….kalo mau minta tolong, atau mau ngomong sesuatu, kasih tahu aja…,,, aku siap bantu kok” ujarku untuk memecah suasana. Bokepbarat Putri langsung menarik tanganku dan menggengam jemariku erat-erat. Mungkin Putri masih takut untuk mencobanya.“mau coba gituan?” tanya Putri
“kalo sekarang nggak bisa, gak apa-apa juga…..lo aja yg master belum siap apa lagi gue” ujarku
“kita coba tapi pelan-pelan yah…soalnya gue masih perawan” ujar Putri
“gak apa-apa nanti aja,…”jawabku
“tapi gue pengen banget..” sambung Putri
“ya uda.,,,tapi bakal sakit loh nanti..”balasku Putri mulai menaikan pinggulnya dan pantatnya kusanggah dengan bantal.Ku buka sedikit lebar lubang kemaluannya, memang benar. Refleks langsung kututup pintu itu sembari meminta maaf.Walaupun beberapa detik tadi sangat kunikmati, melihat kedua buah dada Putri yg lumayan besar dihadapan mataku, sangat ranum dan bentuknya pun bulat sempurna juga kencang,




















