“Masukin dong Maaas,” rengek Mirna. Bokep Mama Kakak iparnya itu sudah merokok sejak SMA, dan kadang-kadang Mirna mengira Sitha selalu bermake-up tebal (seperti saat mereka ngobrol sekarang) untuk menutupi penuaan dini di mukanya yang sudah belasan tahun kena asap rokok. Tapi dalam hatinya berkali-kali terselip rasa penasaran. Topeng wanita murahan-nya masih ada. Dalam hati dia berusaha membenarkan pilihannya dengan mengatakan, mungkin ini memang perlu, demi kami berdua, dan demi keluarga. Dan Bram merasa masih kuat melanjutkan. Satu hal yang tidak diceritakan Sitha ke Mirna, karena Sitha sendiri tidak tahu: kalau bersetubuh dengan wanita bayaran, Bram terbiasa dominan dan cenderung melecehkan lawan mainnya.Itu juga salah satu alasan Bram ragu-ragu meminta Mirna mengikuti kemauannya. Malam itu, Mirna berubah. Bram sudah merasa pegang kendali. Memang. Apa dari dulu Mas Bram memang suka jajan?”
“Emmm…” gumam Sitha sambil




















