Yang penting kita sudah menikmatinya dan akan terus menikmatinya” kataku sambil menenangkannya sekaligus mencium keningnya.“Maukah kamu terus menerus memberiku kenikmatan seperti tadi malam itu ketika suamiku tak ada di rumah” tanyanya menuntut janjiku.“Iyah, pasti selama aman dan aku tinggal bersamamu. Bokep STW Apalagi Kak Anis ini memang sahabat lama Kak Nasir, sehingga kami tidak perlu ragukan lagi.Bahkan kami sangat senan jika Kak sekalian menjemput istrinya untuk tinggal bersama kita di rumah ini” ucapan Alina memberi dorongan kuat padaku.“Kalau begitu, apa boleh buat. Apa ini mimpi atau kenyataan?” Tanyaku amat gembira.“Akan kubuktikan keseriusanku sekarang. Biarlah aku cari kerja di tempat lain saja dan..” Belum aku selesai bicara, tiba-tiba Nasir memotong dan berkata..“Kalau kamu tolak tawaranku ini berarti kamu tidak menganggapku lagi sebagai sahabat.




















