Rini belum sempat menjawab pertanyaannya dan hanya terdiam bengong melihat tingkah pemuda ini.Sorenya seperti yang sudah dijanjikan, Kevin menungguinya ditempat parkir. Berbagai pikiran bersliweran di benak Rini membayangkan bentuk kota Jakarta yang selama ini hanya dia saksikan lewat televisi saja.“Non. Bokep Asia See you Rini.” Sahut Kevin lalu pergi dengan sekilat mungkin. Memang restoran ini terkenal sebagai salah satu restoran yang terpandang di Jakarta juga menduduki deretan 10 besar restoran termahal disini.Malam itu membuat Rini seolah seperti terbang dalam mimpi saja. Entahlah, yang jelas sekarang gadis cantik ini sudah memulai babak baru dalam kehidupannya, sebuah kehidupan yang dulu tak pernah dibayangkannya. Gajinya gak seberapa besar dibandingkan dengan tenaga yang dikuras.” Ujar Radit mencoba memberikan masukan.Rini tertunduk, dia dalam hati juga mengiyakan argument Radit, dia pasti bakalan butuh waktu buat menyesuaikan diri di lingkungan




















