Betapa gugupnya aku saat ini.“Lo kenape sih. Bokepbarat Yaude sampein ke anak-anak gue lagi gak pengen diganggu dulu, dan bilang makasih juga. Aku-kamu, bahagia, nyaman. Dan sekali lagi tanpa sadar aku mengecup kening pemuda yg sangat berjasa kepadaku, pemuda yg mengorbankan fisik dan nama baiknya hanya untukku. Biarpun begitu aku tidak bisa marah kepadanya, aku paham betul kenapa dia bisa sampai seperti ini. Aaaaaaaaa. Mau sampe kapan lo begini ndan ? Cuuppp…eehhhh..mmmmhhh… Hampir 5 menit kami berbicara lewat ciuman kami. Seolah-olah aku ingin memberikannya sebuah suntikan kedamaian dan support terhadap kejadian pilu yg telah ia alami beberapa tahun lalu. Kuraih tangannya dan ku arahkan ke payudaraku dan aku berinisiatif menciumnya kembali. Am em am em, ona anu ona anu” selidik Bondan.“Kagak, gue gak kenapa-kenapa kok” Jawabku mencoba mengatasi kondisiku.“Lo kebiasaan ye.




















