“Eh tau nggak Sar tentang desas-desus Mbak Diana dengan si Nina resepsionis itu?” kata Hendra mulai dengan nada “rumpi”-nya. masih ‘hangover’?” Hendra bertanya sambil melangkah duduk di depan mejaku. Bokep Crot Geli juga sih membayangkan bagaimana kelakuan dia di rumah. Lampunya masih menyala dan tanpa ragu aku melangkah masuk ke dalamnya. Ucapan selamat pagi kuterima dari Bramanto, satpam kantor yang bertubuh tinggi besar namun memiliki suara seperti tikus kejepit. Perasaan antara ingin turut ambil bagian dan shock menyelimutiku menyaksikan dua orang wanita yang kukenal melakukan hubungan sejenis di depan mataku. Yang jelas aku seperti melihat sesuatu yang baru dalam diri kaumku sendiri. Ruang kerjaku tidak terlalu besar tapi juga tidak kecil. kecuali benar-benar ngeliat di depan mata kepala sendiri,” kataku, ingin segera menyudahi pembicaraan ini karena aku merasa bersalah sudah membayangkan Diana melakukan




















