Tetapi aku tak mendengar suara teriakan itu. Aku hampir berteriak saking menikmatinya. Jav Sub Indo Mungkin memang sudah nasibku untuk menjadi istri kedua, lagi pula hidupku cukup bahagia dengan statusku ini.Semua itu kurasakan setahun yang lalu. Kang Hendi malah mempererat pelukannya. Mengacung tegang dengan gagahnya. Kedua kakiku panjang dan ramping. Kulihat wajah Kang Hendi terbelalak tak menyangka akan perbuatanku. Ia sangat yakin aku tak akan berontak meski tanganku sudah terbebas dari cekalannya.Memang tak dapat dipungkiri keyakinan Kang Hendi ini. Kurasakan Kang Hendi meregang, merintih kenikmatan. Aku tak berani lama-lama karena takut melihat tatapannya.“Neng..” panggilnya dengan suara parau.“Akang kasihan lihat Neng Anna. Ia masih bertahan. Nampaknya justru akulah yang menjadi agresif. Tetapi di sisi lain, aku merasakan suatu desakan dalam diriku sendiri.




















