Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu. Saat dia melewati barisan anak-anak yang lain, dia tiba-tiba berhenti tepat di depanku. Bokep Asia Erik menciumi diriku yang bergetar hebat dengan sedikit paksa. “Eriik!! “Seperti boneka..”
Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]
Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Erik bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku. “Halo.. Aku mendesah panjang. Setiap kali tubuh Erik menghentak, aku menjerit sekeras-kerasnya. Tak lama, aku pun tertidur lelap.Hari ini adalah ulang tahunku yang ke-14. Aku akan melakukan apa saja yang kau perintahkan, asal kau tidak membenciku.” Aku masih terisak.




















