Akhirnya ketika ada kesempatan akupun keluar ke teras dan melihat ada Arry di sana. Tiap pasang berjalan dengan bergenggaman tangan erat. Bokep Mama Mereka yang jauh dari keluarga saling berkumpul dan bersenang-senang sembari mencari kenalan baru. Tiap pasang berjalan dengan bergenggaman tangan erat. Kami tidak berhenti mengobrol tentang segalanya. Aku menyesal atas kejujuranku. Aku menyesal atas kejujuranku. Semakin hari semakin aku merasa Arry adalah orang yang tepat untukku, dan tiba saatnya aku merasa harus menceritakan semua masa laluku kepadanya.Aku ini aib, aku ini pendosa tapi aku tidak membutuhkan belas kasihan. Hanya dengan jeans dan sweater merah muda aku merasa tidak berbeda dengan teman-teman yang lainnya.Pada saat aku datang seorang diri aku menangkap adanya pandangan yang aneh dari ujung, seorang pemuda yang berlipat tangan dan duduk seenaknya tidak melepaskan pandangannya kepadaku.




















