Jay Yang Menggoda

Jangan lakukan ini! Bokep Arab Auum!” Rio langsung melahap buah dadaku yang ranum itu. Matanya terbelalak melihatnya. Ia hanya memandangi kewanitaanku yang belum banyak ditumbuhi bulu sambil menelan air liurnya. Gue tidak mau tau, elu mau kasih apa tidak!”“Errgh…”Aku tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Itu kan sudah terjadi”, kata ayah tiriku menenangkan aku yang terus menangis dalam dekapannya.“Tapi, Pa. Rasanya seperti langit runtuh menimpaku saat itu. Lalu diciuminya bagian telinga dan leherku. Sebagian berceceran di atas sprei sewaktu ia mengeluarkan kemaluannya, bercampur dengan darah yang mengalir dari dalam kewanitaanku, menandakan selaput daraku sudah robek olehnya. Bahkan aku menjadi mahasiswi baru primadona di kampus. Adanya ketidakcocokan serta pertengkaran-pertengkaran yang sering kali terjadi terpaksa meluluh-lantakkan pernikahan mereka yang saat itu telah berusia 18 tahun dengan aku sebagai putri tunggal mereka.

Jay Yang Menggoda