cuman… Skripsi saya belum selesai.” jawabku agak malu-malu sambil meletakkan kembali gelas teh ke atas meja.“Wah… hampir selesai dong! Aku yang terkejut karena nyaris tertangkap basah dengan dorongan birahiku, langsung berusaha mencari alasan yang tepat untuk jawaban untuk pertanyaannya tersebut.“Eeee….” jawabku seraya tanganku melepas gagang pintu kamar tante Hana yang kebetulan telah terlanjur terbuka, sambil terus berpikir keras untuk mencari alasan.“Begini Mir! Film Porno nnti tnte ksana” bgitulah balasan tante.dengan girang ku balas SMS tante Hana dengan dua kata “OK!” Dengan semangat menggebu, ku lepaskan sluruh pakaianku dan ku baringkan tubuhku di atas tempat tidur di kamar Mirna, putri semata wayangnya.Dengan rasa tidak sabar, kembali ku berniat untuk mengirim SMS ke tante Hana, tetapi tiba-tiba ku dengar pintu kamar di buka dengan hati-hati, dan ku dengan suara pintu itu kembali di tutup dengan




















