“..Erik? Bokep Arab Beruntung sekali kamu punya ayah angkat seperti Erik..”
Kata Sara, teman baikku sambil tertawa meledek. Teriakan kepuasan dari wanita itu pun membahana di seluruh ruangan. Kita akan kedatangan seseorang yang sangat istimewa”, katanya sambil tersenyum hangat. “Erik marah..”, pikirku. Dia membuka pintu dan melihat diriku mematung sambil menangis di sana. Dan aku pun bertanya, “Bunda, tamu istimewanya siapa sih? Sensasi yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. Celana dalamku juga akan dilepasnya. “Hmm..kamu menyukainya bukan? Aku terlalu malu untuk memandang wajahnya.“Aku rasa, kamu sudah siap untuk permainan selanjutnya..”
Erik tertawa kecil, sedikit kemarahan masih tersisa pada dirinya. Tidak lamapun, aku merasa kalau aku telah menemukan rumah baru bagiku.




















